
Kerinci - Suasana penuh keakraban dan kreativitas mewarnai kegiatan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kerinci. Salah seorang guru, Pak Ayatullah Khumaini, turut berperan aktif dalam menggelorakan semangat pembaruan madrasah melalui lantunan pantun yang sarat makna, menghibur, sekaligus memotivasi seluruh warga madrasah.
Pantun-pantun yang disampaikan menjadi penyegar suasana dan menunjukkan bahwa pembaruan madrasah tidak hanya diwujudkan melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui sentuhan budaya dan sastra yang mempererat kebersamaan. Dengan gaya santai namun penuh pesan, Pak Ayatullah Khumaini berhasil menarik perhatian guru serta menciptakan suasana yang hangat dan inspiratif.
Salah satu pantun yang disampaikan berbunyi:
"Memang sulit kerja double.
Karena kepercayaan susah dijaga.
Jangan pelit kasih jempol pria idaman membawa bunga."
Pantun tersebut mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga kepercayaan, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta saling memberi apresiasi atas setiap kontribusi yang dilakukan demi kemajuan madrasah. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat pembaruan yang terus dikembangkan di MIN 1 Kerinci.
Suasana semakin semarak ketika pantun berikut turut dilantunkan:
"Air kelapa enak diminum.
Apalagi sama keluarga.
Ibuk kepala jadi tersenyum
karena kami membawa bunga"
Pantun ini disambut senyum, terutama dari Kepala MIN 1 Kerinci, Hasminiyeti. S, S.Ag., M.Pd, yang mengapresiasi kreativitas guru sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan madrasah. Pantun tersebut juga menjadi simbol rasa hormat, kekompakan, dan kebersamaan antara guru dan pimpinan madrasah.
Kepala madrasah, Hasminiyeti.S,S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan suasana kerja yang harmonis dan penuh semangat. Menurutnya, pembaruan madrasah tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, budaya, dan kekompakan seluruh warga madrasah.
Melalui peran aktif guru seperti Pak Ayatullah Khumaini, MIN 1 Kerinci terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif, inovatif, dan berakar pada nilai-nilai budaya. Pantun sebagai warisan sastra lokal menjadi media edukatif yang efektif untuk menanamkan semangat kebersamaan dan perubahan menuju madrasah yang lebih maju.
|
115x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...