
Kerinci, 20 Februari 2026 - Datangnya bulan suci Ramadhan disambut penuh suka cita oleh keluarga besar MIN 1 Kerinci. Bulan yang penuh ampunan dan keberkahan ini tidak hanya menjadi waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk mendidik hati, memperbaiki diri, dan menguatkan akhlak generasi madrasah.
Puasa yang diwajibkan Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183 memiliki tujuan utama agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. Nilai ketakwaan inilah yang terus ditanamkan di MIN 1 Kerinci melalui pembiasaan ibadah, penguatan karakter, serta keteladanan dari para guru. Ramadhan menjadi ruang pendidikan spiritual yang sangat efektif bagi siswa untuk belajar sabar, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.
Sejak pagi hari, suasana madrasah terasa berbeda Karena Murid murid belajar secara Daring.Namum Lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema saat kegiatan tadarus bersama dilaksanakan. Para siswa duduk rapi dengan mushaf di tangan, membaca dengan penuh kekhusyukan. Guru-guru membimbing dengan sabar, memperbaiki bacaan, sekaligus memberikan motivasi agar anak-anak semakin mencintai Al-Qur'an.
Selain tadarus, kegiatan shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah menjadi agenda rutin yang semakin diperkuat selama Ramadhan. Melalui shalat, siswa belajar tentang, kedisiplinan waktu, serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT. Tidak hanya itu, madrasah juga mengadakan pesantren kilat yang berisi materi tentang fiqih puasa, kisah teladan para nabi, serta praktik ibadah harian yang benar.
Adapun amalan utama bulan Ramadhan yang terus ditekankan kepada siswa dan seluruh warga madrasah antara lain:
1. Memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur'an, karena Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an.
2. Menjaga shalat lima waktu dan memperbanyak shalat sunnah seperti tarawih dan witir.
3. Bersedekah dan berbagi, baik dalam bentuk makanan, takjil, maupun bantuan kepada yang membutuhkan.
4. Memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar, memohon ampunan serta keberkahan hidup.
5. Menjaga akhlak, menghindari perkataan yang tidak baik, serta saling menghormati antar sesama.
Kepala madrasah, Hasminiyeti.S,S.Ag., M.Pd, menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk membangun karakter peserta didik. "Puasa adalah latihan pengendalian diri. Anak-anak belajar menahan emosi, bersabar, dan berbuat baik meskipun dalam keadaan lapar dan haus. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya," tuturnya.
Beliau juga berharap agar nilai-nilai Ramadhan tidak berhenti ketika bulan suci usai. Semangat ibadah, kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi kebiasaan yang terus hidup dalam keseharian siswa MIN 1 Kerinci.
Dengan suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, MIN 1 Kerinci berkomitmen menjadikan puasa sebagai sarana pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan indah dalam akhlak. Karena sejatinya, puasa adalah madrasah kehidupan"tempat hati dididik, jiwa dikuatkan, dan akhlak dimuliakan. (AW)
|
273x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...