
Kerinci - Kegiatan upacara bendera hari Senin di MIN 1 Kerinci tidak hanya menjadi sarana menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum pembinaan karakter siswa. Hal ini terlihat dari kebiasaan siswa yang rutin melakukan salaman dengan guru setelah pelaksanaan upacara.
Usai upacara yang berlangsung dengan tertib di halaman madrasah, para siswa secara bergantian berbaris untuk berjabat tangan dengan para guru. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan, sekaligus menanamkan nilai sopan santun dan akhlak mulia sejak dini.
Kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan salaman ini merupakan bagian dari pembiasaan positif yang terus ditanamkan kepada seluruh siswa. “Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat, salah satunya melalui kebiasaan sederhana seperti salaman ini,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan penuh tertib, mereka menyalami guru sambil menunjukkan sikap hormat dan santun. Suasana keakraban pun terasa, mempererat hubungan antara siswa dan tenaga pendidik di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai budaya positif di MIN 1 Kerinci. Selain memperkuat nilai-nilai keislaman, tradisi salaman juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional serta menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan penuh rasa saling menghargai.
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...