
Madrasah terus berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para siswa melalui berbagai kegiatan sederhana namun penuh makna. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui tradisi salam salaman yang rutin dilaksanakan setelah upacara bendera.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Usai pelaksanaan upacara bendera, para siswa dengan tertib berjajar untuk bersalaman dengan para guru. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa, mencerminkan nilai-nilai penghormatan, sopan santun, dan kebersamaan.
Kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan salam salaman ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia. "Melalui kebiasaan sederhana ini, siswa diajarkan untuk menghormati guru, menyayangi sesama, serta membiasakan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Selain itu, para guru juga menyambut positif kegiatan ini karena dapat mempererat hubungan antara siswa dan pendidik. Interaksi langsung melalui salam dan senyuman diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan penuh rasa saling menghargai.
Dengan adanya tradisi salam salaman setelah upacara bendera ini, madrasah berharap nilai-nilai kebaikan dapat tertanam kuat dalam diri setiap siswa. Kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten diyakini akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam akhlak dan budi pekerti.
|
14x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...