
Kerinci — Upaya pemanfaatan lahan terus dilakukan oleh MIN 1 Kerinci sebagai bagian dari pengembangan madrasah yang produktif dan berwawasan lingkungan. Salah satu potensi yang kini mulai dilirik kembali adalah kolam ikan yang sebelumnya sempat terlupakan. Kolam tersebut dinilai memiliki nilai strategis sebagai investasi menjanjikan sekaligus sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
Kepala MIN 1 Kerinci, Hasminiyeti S., S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa pengelolaan kolam ikan tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai ekonomi lahan madrasah, tetapi juga menjadi media edukasi nyata. “Kolam ikan ini memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Selain sebagai sumber pendapatan tambahan, anak-anak dapat belajar tentang perawatan ikan, tanggung jawab, dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak,” ujarnya.
Menurutnya, revitalisasi kolam ikan sejalan dengan visi madrasah dalam menanamkan nilai kemandirian, kepedulian lingkungan, dan jiwa kewirausahaan sejak dini. Melalui kegiatan ini, murid diajak memahami proses budidaya ikan dari awal hingga panen, sekaligus mengenal konsep sederhana ekonomi produktif yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Pengelolaan kolam ikan juga dirancang sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Murid tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan lapangan yang menyenangkan dan bermakna. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar serta membangun karakter peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Dengan menggali kembali potensi kolam ikan yang sempat terabaikan, MIN 1 Kerinci menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan setiap aset madrasah. Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa lahan sederhana sekalipun, jika dikelola dengan visi yang tepat, dapat berubah menjadi investasi edukatif dan produktif yang bernilai jangka panjang.(AW)
|
278x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...