
Kerinci - Apel kedisiplinan di MIN 1 Kerinci tidak hanya menjadi momentum untuk menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum.
Pada kesempatan tersebut, Arsy tampil di hadapan guru dan siswa saat apel kedisiplinan dengan membawakan cerita rakyat Kerinci berjudul "Puti Intan dan Batu Tungkut." Dengan penuh percaya diri, Arsy bertutur menyampaikan kisah tersebut menggunakan intonasi dan ekspresi yang menarik.
Penampilan Arsy mendapat perhatian dari para peserta apel. Ia mampu menunjukkan keberanian untuk berbicara di hadapan banyak orang sekaligus menyampaikan cerita dengan bahasa yang mudah dipahami.
Kegiatan bertutur ini menjadi sarana positif bagi siswa untuk melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Selain itu, cerita Puti Intan dan Batu Tungkut juga menjadi media untuk mengenalkan kekayaan budaya dan cerita rakyat daerah Kerinci kepada generasi muda.
Melalui kegiatan apel kedisiplinan yang diisi dengan penampilan siswa, MIN 1 Kerinci terus berupaya menciptakan suasana pendidikan yang tidak hanya menekankan kedisiplinan, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk berani tampil, berkarya, dan mengembangkan karakter positif.
Penampilan Arsy menjadi bukti bahwa dari lingkungan madrasah, siswa dapat belajar untuk berani berbicara, mencintai budaya daerah, dan tampil percaya diri di hadapan orang lain.
|
181x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...